Viewed 800 times, 1 so far today
Presentasi kemudahan software multimedia di Linux
by irgunawan on Dec.18, 2008, under Artikel, Cinelerra, My Design, Targhib, Ubuntu
Visited 801 times, 2 so far today
Diculik dari obrolan saya di milis id-ubuntu
Kebanyakan PC editor video jika memakai windows XP (bajakan), maka akan disertai software pengolah grafis (bajakan) lainnya.
- Capture, edit, render >> Adobe Premiere/Pinacle/Ulead VS
- Bikin opening >> Adobe Affter Effects/3DMax
- Mixing Audio >> CoolEdit/Adobe Audition
- Bikin Cover n Label >> CorelDraw/Adobe Photoshop
Kalo semua software mahal tersebut harus kita beli sekedar mempertahankan penghasilan 350rb per 60 menit video, kapan balik modalnya? Pake bajakan, malah jadi duit haram yang bakal dimakan sama anak dan istri.
Selama hampir 2 bulan migrasi total, (menurut saya) persentasi kemiripan+kemudahan OSS dibanding software berbayar sebagai berikut:
- Capture, edit, render >> Kino, Cinelerra (75% mudah, tinggal masalah waktu)
- Bikin opening/jumper >> Cinelerra
- Mixing Audio >> Audacity (praktis, sangat sesuai kebutuhan standar record, trim, export)
- Bikin Cover n Label >> Inkscape (100% lebih mudah) dan GIMP (70%, cuma masalah waktu belajar)
Jadi, kebanyakan software multimedia dan grafis di linux sebenarnya cukup memenuhi kebutuhan kita sebagai art-ist, dan tentu kita tidak lupa bahwa sebagian besar dari kita belajar menggunakan software berbayar (bajakan) juga dengan autodidak. So, knapa ga autodidak di linux, kan jadinya halal dan berkah. Lagian menurut pengalaman saya, adaptasi jari-jemari dari coreldraw ke inkscape cuma butuh waktu 4 jam, setelah itu hasilnya seperti homepage dan blog saya ini.











April 12th, 2009 on 3:46 am
assalamu’alaikum wr.wb
saya baru di dunia linux. selain penjaga warnet di tempat saya bekerja, juga mempunyai sampingan sebagai editing juga kameramen walau masih kecil-kecilan.
semenjak 2 bulan memakai ubuntu & kubuntu, saya kesulitan dalam mengedit dan transfer film dari handycam. oh ya handy yang saya pakai HCR 46. bisakah mengedit, transfer video ke ubuntu. dg hasil setidaknya tidak terlalu jauh selama saya memakai OS bajakan? terima kasih atas pencerahannya.
wassalam.
Wa'alaikum salam wr.wbMenurut pengalaman saya, banyak sekali alternatif pilihan software editing video atau video composer. Saran saya pastikan dulu software pendamping Anda selama menggunakan windows. Dulu saya sangat familiar dengan Adobe Premiere Pro 2.0 dan ternyata beberapa software yang hampir sekomplit Adobe PP2 di Ubuntu seperti Cinelerra, Kino (mirip Ulead VS), KdenLive, dan software-software lain. Mohon maaf jika kurang membantu, terimakasih telah berkunjung.